h1

Test Blogdesk

January 27, 2010

Ini di sebelah kiri

ini di sebelah kanan

ini di tengah

ini balik lagi ke kiri

Ini tulisan miring

Ini tulisan tebel

Ini bullet & button

 

  • Ini bullet & button
  • Ini bullet & button
h1

test pake blogdesk

January 27, 2010

test nge-blog pake blogdesk neeh..

cekidot.

h1

CLONING OS menggunakan RSYNC

January 27, 2010

Pada kasus ini, kita akan meng-cloning sebuah OS via RSYNC dan kemudian menginstall OS tersebut ke PC(salah satu partisi di PC tersebut).

Kebutuhan:

  • Rsync
  • Linux LiveCD

Howto:

  • Install RSYNC di mesin yang akan kita cloning, eg: Mesin A.

    root@local:# apt-get install rsync

  • Buat file konfigurasi RSYNC /etc/rsyncd.conf di mesin A, seperti berikut:

    [allroot]

    comment = rootsystem

    path = /

    exclude = /proc /sys

    read only = no

    use chroot = yes

    list = no

    uid = root

    gid = root

    hosts allow = 192.168.1.20/32

    hosts deny = 0.0.0.0/0

  • Ubah baris RSYNC_ENABLE=false menjadi RSYNC_ENABLE=true pada file /etc/default/rsync.
  • Jalankan service RSYNC menggunakan perintah /etc/init.d/rsyncd restart
  • Kemudian pada mesin B, jalankan Linux LiveCD dan partisi harddisk mesin B sesuai dengan table partisi pada mesin A(partisi di linux bisa menggunakan perintah cfdisk).
  • Konfigurasikan alamat IP pada mesin B agar terhubung ke jaringan & kemudian install RSYNC di mesin tersebut(rsync tidak perlu dikonfigurasi).
  • Mount partisi harddisk pada mesin B, eg: mount /dev/sda1 /mnt.
  • Copy-kan semua file root / mesin A ke mesin B via RSYNC:

    root@local:# rsync -avR 192.168.1.10::allroot /mnt

    IP 192.168.1.10 adalah alamat IP mesin A (lihat gambar di atas).

  • Setelah proses RSYNC selesai, install grub di harddisk mesin B.

    root@local:# grub-install –no-floppy –force-lba –recheck –root-directory=/mnt /dev/sda

    Perintah di atas akan menginstall grub pada MBR harddisk /dev/sda.

  • Selesai.

 

HINT:

Jika OS pada mesin A terinstall di harddisk /dev/sdb, sedangkan mesin A kita menginstall OS-nya pada harddisk /dev/sda. Maka kita perlu mengubah baris-baris /dev/sdb menjadi /dev/sda pada file konfigurasi /etc/fstab dan /boot/grub/menu.1st.

h1

Test

January 27, 2010

Jajal nge-blog dari office 2007

h1

Nostalgia dengan Shell Script

March 23, 2008

Beberapa hari belakangan ini, ada temen yang nanya tentang programming shell script di linux, katanya seeh dia lagi mau migrasi dari Python ke Shell Script. Serius looh!!!. Why not migrate to Perl?? It’s more faster. Katanya lagi seeh, kliennya cuma mau pake Shell Script. Hmm…..ya sudahlah….mau dikata apa lagee…Akhirnya dengan segala elmu yang gue miliki, gue coba bantu dia, meskipun gue dah lupa ngoding pake Shell Script, maklum sudah tua(Loh!!!!). Diantara beberapa pertanyaan yg diajukan ke gue, dia tanya tentang operasi aritmatika di Shell gimana seeh?? Hmmm…Sebenarnya ada beberapa cara operasi aritmatika di shell script, salah satunya menggunakan command ‘expr’, ‘echo’, atau ‘bc’, kayak begini: Read the rest of this entry »

h1

Membuat sketsa dengan GIMP

March 23, 2008
Ketika gue lagi cari tutorial tentang Image Editing, eh malah nemu yang beginian http://www.photoshoptalent.com/photoshop-tutorials/clean-sketches.php. Dan ternyata tutorial ini menggunakan Photoshop. Photoshop????Hmmm….klo pake GIMP bisa nggak, ya!!. let’s try it!!

Read the rest of this entry »

h1

Ajaxterm, akses Console Linux via Web

March 21, 2008

Ajaxterm adalah web-based SSH terminal client yang dibuat menggunakan bahasa Python(dan Ajax javascript). Perlukah menggunakan Ajaxterm??? Iya, untuk kondisi tertentu, misalnya kita hanya memiliki akses internet saja(SSH, Telnet, atau yang lainnya diblok). Secara default, Ajaxterm berjalan pada port 8022 dan hanya bind pada localhost saja. Jadi, tidak dapat diakses dari luar(computer lain). Agar kita dapat mengaksesnya dari komputer lain, kita bisa menggunakan mod_proxy pada Apache. Ajaxterm berjalan pada HTTP dan untuk keamanan, sebaiknya konfigurasikan Apache untuk melayani Ajaxterm melalui HTTPS.

Read the rest of this entry »

h1

Membuat Rootfs UML

August 23, 2007

Mau belajar jaringan, Tapi……….

Setelah membaca tulisan mas Eli dan K0cil tentang UML(User Mode Linux), gue mulai coba belajar jaringan, testing NFS, Samba, SSH, DNS dan lain-lain. Tetapi sayangnya, ketika testing menggunakan UML, rootfs yang tersedia masih menggunakan distro linuxversi lama(sad). Oleh karena itu, dengan sedikit pengetahuan yang gue miliki. gue coba bikin tutorial bagaimana membuat rootfs menggunakan distro linux dengan versi yang sedikit lebih baru. Pada kali ini, gue menggunakan linux Debian Etch. Read the rest of this entry »

h1

Membuat Distro Dengan Script Debian-Live

August 7, 2007

Debian live adalah linux Debian yang dapat langsung di-boot dengan removable-media, seperti CD-ROM, DVD-ROM, atau USB Flashdisk. Debian live dibuat dengan menggunakan utiliti live-helper.

Read the rest of this entry »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.