h1

Nostalgia dengan Shell Script

March 23, 2008

Beberapa hari belakangan ini, ada temen yang nanya tentang programming shell script di linux, katanya seeh dia lagi mau migrasi dari Python ke Shell Script. Serius looh!!!. Why not migrate to Perl?? It’s more faster. Katanya lagi seeh, kliennya cuma mau pake Shell Script. Hmm…..ya sudahlah….mau dikata apa lagee…Akhirnya dengan segala elmu yang gue miliki, gue coba bantu dia, meskipun gue dah lupa ngoding pake Shell Script, maklum sudah tua(Loh!!!!). Diantara beberapa pertanyaan yg diajukan ke gue, dia tanya tentang operasi aritmatika di Shell gimana seeh?? Hmmm…Sebenarnya ada beberapa cara operasi aritmatika di shell script, salah satunya menggunakan command ‘expr’, ‘echo’, atau ‘bc’, kayak begini: Read the rest of this entry »

h1

Membuat sketsa dengan GIMP

March 23, 2008
Ketika gue lagi cari tutorial tentang Image Editing, eh malah nemu yang beginian http://www.photoshoptalent.com/photoshop-tutorials/clean-sketches.php. Dan ternyata tutorial ini menggunakan Photoshop. Photoshop????Hmmm….klo pake GIMP bisa nggak, ya!!. let’s try it!!

Read the rest of this entry »

h1

Ajaxterm, akses Console Linux via Web

March 21, 2008

Ajaxterm adalah web-based SSH terminal client yang dibuat menggunakan bahasa Python(dan Ajax javascript). Perlukah menggunakan Ajaxterm??? Iya, untuk kondisi tertentu, misalnya kita hanya memiliki akses internet saja(SSH, Telnet, atau yang lainnya diblok). Secara default, Ajaxterm berjalan pada port 8022 dan hanya bind pada localhost saja. Jadi, tidak dapat diakses dari luar(computer lain). Agar kita dapat mengaksesnya dari komputer lain, kita bisa menggunakan mod_proxy pada Apache. Ajaxterm berjalan pada HTTP dan untuk keamanan, sebaiknya konfigurasikan Apache untuk melayani Ajaxterm melalui HTTPS.

Read the rest of this entry »

h1

Membuat Rootfs UML

August 23, 2007

Mau belajar jaringan, Tapi……….

Setelah membaca tulisan mas Eli dan K0cil tentang UML(User Mode Linux), gue mulai coba belajar jaringan, testing NFS, Samba, SSH, DNS dan lain-lain. Tetapi sayangnya, ketika testing menggunakan UML, rootfs yang tersedia masih menggunakan distro linuxversi lama(sad). Oleh karena itu, dengan sedikit pengetahuan yang gue miliki. gue coba bikin tutorial bagaimana membuat rootfs menggunakan distro linux dengan versi yang sedikit lebih baru. Pada kali ini, gue menggunakan linux Debian Etch. Read the rest of this entry »

h1

Membuat Distro Dengan Script Debian-Live

August 7, 2007

Debian live adalah linux Debian yang dapat langsung di-boot dengan removable-media, seperti CD-ROM, DVD-ROM, atau USB Flashdisk. Debian live dibuat dengan menggunakan utiliti live-helper.

Read the rest of this entry »